MOHON MAAF BLOG SEDANG DALAM PENYETELAN TEMPLATE AGAR KAMI BISA LEBIH PROFESIONAL LAGI DALAM MEMBERIKAN INFO YANG ANDA BUTUHKAN, MOHON BERSABAR INI TIDAK BERLANGSUNG LAMA,TERIMA KASIH ATAS PENGERTIANNYA...
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Sistolik & Diastolik Jantung

Setiap denyut jantung merupakan satu periode yang memiliki 2 fase yaitu diastolik dan sistolik. Diastolik adalah fase istirahat dan sistolik adalah fase kontraksi. Selama satu siklus ini, berlangsung peristiwa elektrik dan mekanik yang akan menghasilkan dan mencukupkan aliran darah ke seluruh tubuh.

Pada fase diastolik, serambi kiri penuh berisi darah beroksigen yang berasal dari paru-paru, sedangkan serambi kanan dipenuhi darah berasal dari seluruh tubuh yang sudah kehabisan oksigen. Kontraksi dimulai dari jantung bagian atas yaitu kedua serambi mendorong darah masuk ke bilik darah dari serambi kanan melewati katup mitral masuk ke bilik kiri.


Kontraksi kemudian berlanjut ke jantung bagian bawah, kedua bilik memompa ke arah atas. Bilik kanan menggiring darah lewat katup pulmonal masuk ke arteri pulmonal, menuju ke paru-paru. Sementara darah pada bilik kiri dipompa lewat katup aortik masuk ke aorta, selanjutnya keluar menuju ke seluruh pelosok tubuh. Setelah itu mulai fase diastolik atau fase istirahat dimana semua katup dalam keadaan tertutup dan kedua serambi kembali diisi darah. Demikian selanjutnya siklus dimulai lagi.

Normalnya dalam satu menit jantung berdenyut sebanyak 80 kali, dan kalau kita lagi beristirahat jantung berdenyut sekitar 70 kali. Diperkirakan dalam sehari jantung berdenyut sebanyak 100.000 kali. Jantung wanita lebih banyak 7-8 denyutan dibandingkan dengan pria. Namun, jantung berdenyut lebih cepat di cuaca yang panas, sehabis makan kenyang, saat seseorang merasa senang, atau bila lagi sangat marah, sedang berolahraga, bisa sampai 200 kali permenit.


No comments:

Post a Comment